Iklan

terkini

Ini Dia Cara Agar Mendapatkan Deviden Rutin

, Januari 05, 2024 WIB

Deviden

Ingin Mendapatkan Dividen? Kenali Cara Mendapatkannya! - Merasa belum pernah meraih keuntungan ketika melakukan investasi saham? Jangan khawatir! Meskipun mengalami kerugian satu atau dua kali dalam berinvestasi saham, masih ada banyak cara untuk mendapatkan keuntungan dari saham, salah satunya adalah melalui dividen.

Apa itu Dividen? 

 

Secara umum, dividen adalah pembagian keuntungan perusahaan kepada pemegang sahamnya. Besarnya dividen yang diberikan tergantung pada jumlah keuntungan perusahaan yang ditentukan untuk pembagian, serta jumlah lembar saham yang dimiliki oleh para investor. Biasanya, dividen dapat berupa uang tunai atau saham.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dividen diartikan sebagai bagian laba atau pendapatan perusahaan yang ditentukan oleh direksi dan disahkan dalam rapat pemegang saham untuk dibagikan kepada para pemegang saham. Sementara itu, menurut situs sikapiuangmu.ojk.go.id, dividen didefinisikan sebagai bagian keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham. Jumlah dividen yang akan dibagikan diajukan oleh dewan direksi perusahaan dan disetujui dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).

Secara sederhana, dividen merupakan hak atau bagian dari keuntungan yang diberikan oleh perusahaan kepada para investor atau pemegang saham. Biasanya, dividen dibagikan perusahaan satu atau dua kali dalam setahun.

Namun, ada juga perusahaan yang tidak membagikan dividen karena dana yang diperoleh dari pendapatan perusahaan tersebut diinvestasikan untuk modal usaha. Keadaan ini biasa disebut sebagai laba ditahan. Di sisi lain, perusahaan yang mengalami kerugian biasanya tidak akan membayarkan dividen kepada pemegang sahamnya.

Jenis-jenis Dividen 

 

Pembagian dividen umumnya dilakukan satu atau dua kali dalam setahun, sesuai dengan keputusan yang disepakati dalam rapat umum pemegang saham (RUPS). Dividen umumnya berupa uang tunai, tetapi juga dapat berupa saham (non-tunai).

1. Dividen tunai adalah pembagian dividen dalam bentuk uang tunai atau cash kepada para pemegang saham oleh perusahaan. Ini merupakan jenis dividen yang paling sering dilakukan.

2. Dividen saham adalah pembagian dividen dalam bentuk saham dari perusahaan kepada para investor. Investor tidak menerima uang tunai dari pembagian dividen ini, tetapi jumlah saham yang mereka miliki akan meningkat.

3. Dividen properti adalah pembagian dividen dalam bentuk aset. Jenis dividen ini jarang dilakukan karena proses pembagiannya yang relatif tidak mudah.

5. Dividen likuidasi adalah pembagian dividen kepada pemegang saham dalam bentuk sebagian laba dan sebagian pengembalian modal. Perusahaan yang akan memberikan dividen likuidasi biasanya berencana untuk menghentikan operasi perusahaan atau sedang mengalami kebangkrutan.

6. Dividen janji utang adalah pembagian dividen dalam bentuk suratjanji utang dari perusahaan kepada pemegang saham. Dalam jenis dividen ini, perusahaan memberikan janji kepada para investor bahwa dividen akan dibayarkan pada waktu yang telah ditentukan.

Baca Juga : Daftar 5 Bahan Alami Yang Bisa Menghancurkan Batu Ginjal


Kapan Dividen Saham Dibagikan? 

 

Secara umum, dividen akan dibagikan satu kali dalam setahun. Namun, ada juga beberapa perusahaan yang membagikan dividen lebih dari satu kali dalam waktu setahun, yaitu dividen interim.

Berdasarkan laporan keuangan tahunan perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), pembayaran dividen umumnya dilakukan pada periode Januari hingga Maret.

Bagi Anda yang ingin mendapatkan dividen, ada beberapa tanggal penting yang perlu diperhatikan, yaitu cum date, ex date, recording date, dan payment date. Apa itu? Mari simak penjelasan singkat di bawah ini.

- Cum date: Tanggal terakhir investor dapat membeli saham tertentu dan menjadi pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen dari perusahaan tersebut.


- Ex date: Tanggal setelah cum date. Jika Anda melakukan pembelian saham pada tanggal ini, Anda tidak akan memperoleh hak dividen dari perusahaan itu.


- Recording date: Tanggal pencatatan bagi pemilik saham yang berhak mendapatkan dividen.


- Payment date: Tanggal pembayaran dividen.


Baca Juga : Penyebab Gusi Bengkak dan Cara Mengobatinya


Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) dan tingkat keuntungan dividen (dividend yield) yang dimiliki oleh perusahaan saat membagikan dividen. Dengan memperhatikan kedua komponen ini, Anda dapat memperkirakan seberapa besar imbal hasil dividen yang akan diterima.

Rasio pembayaran dividen (DPR) menggambarkan seberapa besar dividen yang dibagikan oleh perusahaan dibandingkan dengan laba bersih yang dimiliki perusahaan (dividen per lembar saham / laba per lembar saham).

Tingkat keuntungan dividen (dividend yield) menunjukkan tingkat imbal hasil dividend dibandingkan dengan harga saham perusahaan saat itu (dividen per lembar saham / harga saham perusahaan).

Semakin besar DPR, semakin konsisten perusahaan dalam membagikan keuntungan kepada pemegang saham. Sedangkan, semakin tinggi tingkat keuntungan dividen, menunjukkan semakin tinggi tingkat imbal hasil investor dari dividend yang diberikan berdasarkan harga saham saat itu.

Bagaimana Cara Mendapatkan Dividen? 

 

1. Pantau Emiten Dalam setahun


Sebuah perusahaan dapat memberikan dividen hingga dua kali. Oleh karena itu, Anda harus memantau kegiatan emiten dalam jangka waktu tersebut. Dengan mengetahui jadwal pembagian dividen, Anda dapat menyesuaikan proses pembelian saham dengan cum date. Pastikan juga memilih saham dari perusahaan yang secara rutin membagikan dividen.

2. Pahami Cum Date, Ex Date, dan Payment Date

 

Cum date adalah tanggal terakhir di mana investor dapat membeli saham tertentu dan menjadi pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen dari emiten tersebut. Ex date adalah tanggal setelah cum date. Jika Anda membeli saham pada tanggal ini, Anda tidak akan memperoleh hak dividen dari emiten tersebut. Recording date adalah tanggal pencatatan bagi pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen. Payment date adalah tanggal pembayaran dividen.

Baca Juga : Cara Efektif Mengatur Keuangan Usaha Agar Tidak Rugi


Selain itu, perhatikan juga rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) dan tingkat keuntungan dividen (dividend yield) yang dimiliki oleh perusahaan saat membagikan dividen. Dengan memerhatikan kedua komponen ini, Anda dapat memperkirakan seberapa besar imbal hasil dividen yang akan diterima.

Demikianlah cara dan pengetahuan dasar mengenai dividen dalam investasi saham. Dengan memahami konsep ini, Anda dapat meningkatkan peluang mendapatkan keuntungan dari investasi Anda. Tetaplah selalu mengikuti perkembangan dan peraturan terbaru dalam dunia investasi saham untuk mendapatkan hasil yang optimal.

 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ini Dia Cara Agar Mendapatkan Deviden Rutin

Terkini

Iklan