Pengertian Ekonomi Komando, Kelebihan dan Kekuranganya

Pengertian Ekonomi Komando

Penerapan sistem perekonomian dalam suatu negara dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal dapat berupa sumber daya manusia, sumber daya alam, letak geografis, dan kondisi fisik. Pada saat yang sama, faktor eksternal dapat mencakup keamanan global, politik dunia, kondisi ekonomi global, dan perkembangan teknologi. Selanjutnya kita akan mempelajari beberapa sistem yang ada di dunia. Berikut ini beberapa di antaranya:

Pengertian Ekonomi Komando

Ekonomi komando adalah sistem yang terpusat dan dominan. Sebagian besar sistem dikendalikan oleh negara yang terlibat dalam proses produksi mulai dari peralatan hingga lokasi. Dalam sumber daya yang berharga, faktor pemerintah sendiri terlihat jelas, karena yang dapat menghasilkan keuntungan sebesar-besarnya berada di bawah kendali negara, dan sisa sumber daya berada di bawah kendali rakyat.Namun, jika pemerintah bisa pengambilan kebijakan yang tepat akan memberikan banyak manfaat, misalnya terciptanya pembangunan yang berkeadilan dari penggunaan sumber daya negara. Negara-negara yang menerapkan sistem ekonomi ini antara lain Korea Utara, Republik Rakyat Tiongkok, Vietnam, dan Kuba.

A. Kelebihan Sistem Ekonomi Komando:

  1. Pemerintah mudah memantau dan mengendalikan harga barang di pasar, lebih mudah menang ketika terjadi masalah karena pemerintah mempunyai segala informasi terkait perekonomian.
  2. Pemerintah dapat mengendalikan berbagai permasalahan ekonomi seperti tingginya pengangguran, kemiskinan, inflasi dll karena bertindak sebagai pengontrol. Hal ini juga dapat mempertahankan kondisi ekonomi yang lebih stabil, karena semuanya berjalan sesuai rencana.
  3. Tidak ada kesenjangan karena semua masyarakat memiliki kondisi ekonomi yang relatif stabil.
  4. Pendapatan dapat didistribusikan secara merata dan krisis ekonomi lebih jarang terjadi karena pendapatan ketidaksamaan. , pengangguran, inflasi dapat bertahan lebih baik, alhasil negara-negara yang menganut sistem ini jarang sekali terjerumus ke dalam krisis.
  5. Kegiatan ekonomi mudah dikendalikan tidak hanya dalam produksi, namun juga dalam distribusi dan konsumsi, karena pemerintah sangat memahami pergerakan barang dan jasa.

B. Kekurangan sistem ekonomi komando

  1. Hak-hak individu tidak diakui, sehingga walaupun seseorang mempunyai kreativitas, tidak diperbolehkan. Pemerintah memonopoli perekonomian sehingga pihak lain tidak bisa ikut serta. Hal ini sangat merugikan warga untuk membangun kapasitasnya.
  2. Pertumbuhan ekonomi biasanya lambat, meskipun pemerataan pendapatan dapat dicapai, namun dalam perspektif global, pembangunan ekonomi biasanya lebih lambat. Karena perekonomian hanya dikuasai segelintir orang,
  3. Tidak ada kemajuan yang dicapai.
  4. Sistem pasar bergantung pada kualitas tata kelola. Jika kualitas pengelolaannya baik, maka kondisi perekonomian juga baik.
  5. Namun jika pemerintah tidak memiliki kualitas yang memadai maka akan berdampak pada perekonomian. Oleh karena itu, pemerintah kemudian berusaha mencari partai politik yang berkompeten di bidang ekonomi.