Kondisi masyarakat jazirah Arab sebelum Islam lahir disebut ....

jazirah Arab

Soal : Kondisi masyarakat jazirah Arab sebelum Islam lahir disebut .... 

 

A. zaman peradaban 

B. zaman kejayaan 

C. zaman kekafiran 

D. zaman jahiliyah 

 

Kunci jawaban:

 

Sebelum kedatangan Islam, penduduk yang mendiami wilayah Arab dikenal sebagai masyarakat Arab Jahiliyah atau bangsa Jahiliyah. Jahiliyah sendiri berarti kebodohan. Kondisi masyarakat Arab sebelum Islam sangat buruk dan belum memiliki tatanan kehidupan sosial yang teratur. 

 

Terdapat kesenjangan antara kaum bangsawan dan masyarakat biasa, di mana kaum bangsawan menjadi terpandang dan memiliki otoritas yang lebih. Selain itu, pada zaman Jahiliyah, sering terjadi peperangan antarsuku di tanah Arab dan masyarakatnya banyak yang memiliki kebiasaan buruk serta perbuatan tidak baik. Kebiasaan buruk Arab Jahiliyah Kehidupan sosial era Arab Jahiliyah sangatlah buruk, di mana perbudakan menjadi hal biasa. 

 

Perbudakan dan pelacuran adalah hal yang normal, bahkan seorang anak bisa menikahi ibu tirinya. Selain itu, pertempuran antarsuku sering terjadi, kecuali pada bulan tertentu yang diharamkan untuk berperang. Dalam pertempuran, pihak yang kalah akan terhina selama hidupnya dan keterhinaan paling parah menyasar perempuan. Perempuan pada saat Arab Jahiliyah diperlakukan seperti benda mati. 

 

Pelacuran juga membuat perempuan seperti tidak ada harganya. Selain itu, orang Arab Jahiliyah dikenal memiliki banyak istri atau suka berpoligami. Seorang laki-laki bisa mengawini dua bersaudara, bahkan mengawini istri bapaknya apabila ditalak atau ditinggal mati. Kondisi sosial yang buruk ini merata di seluruh lapisan penduduk Arab era Jahiliyah. 

 

Adapun kebiasaan buruk masyarakat Arab Jahiliyah lainnya adalah sebagai berikut. 

 

  • Membunuh bayi perempuan 
  • Berjudi 
  • Menyembah berhala 
  • Memperjual belikan perempuan 

 

Namun, ada beberapa kelompok yang terbebas dari kehidupan sosial Arab Jahiliyah yang buruk tersebut. Mereka adalah orang yang memiliki jiwa besar dan menolak masuk ke dalam kehidupan sosial Arab Jahiliyah.