Cara Cuan Menanam Kangkung Dirumah

Kangkung merupakan salah satu sayuran favorit masyarakat. Selain mudah tumbuh, rasanya juga enak dan mengandung banyak zat yang diperlukan tubuh. Kangkung bisa ditanam di ember, pot atau polibag. Selain itu, karena pandemi Covid-19, masyarakat Indonesia mulai tertarik untuk bertani rumahan.

Tips Kementerian Pertanian dalam menanam kangkung:

  1. Menabur benih. Bibit kangkung disemai pada tanah yang sebelumnya sudah dicampur kompos.  
  2. Setelah satu minggu disemai, benih kangkung akan tumbuh. 
  3. Siapkan pot atau polibag.  
  4. Setelah bibit kangkung sudah tumbuh, pindahkan ke dalam pot atau polibag.  
  5. Buat lubang kecil di dasar pot atau polibag untuk menyerap air Baki tanaman. 
  6. Tanah yang digunakan untuk menanam kangkung biasanya dicampur dengan kompos dengan perbandingan 2:1. Anda juga bisa menambahkan batu bara. 
  7. Hati-hati. Merawat kangkung tidaklah sulit.  
  8. Tanaman ini sangat mudah tumbuh dan tahan terhadap hama dan penyakit. 
  9. Penyiraman rutin dilakukan dua kali sehari pada pagi dan sore hari. 
  10. Panen Kangkung sudah bisa dipanen 25-30 hari setelah tanam. 
  11.  Tanaman hanya dapat dipanen dengan memotong batangnya.  

 

Kandungan Zat Gizi Daun Kangkung Per 100 Gram

Zat Gizi  dan Jumlah           

Energi (kal) 29

Protein (g) 3

Lemak (g) 0.3

Karbohidrat (g) 5.4

Serat (g) 1

Kalsium (mg) 73

Fosfor (mg) 50

Zat Besi (mg) 2.5

Vitamin A (SI) 6300

Vitamin B1 (mg)  0.07

Vitamin C (mg)  32

Klorofil (mg/l)  25

Air (g)    89.7

Energi (kal) 29

Protein (g)   3