Pengertian Suspend Saham, Apa yang Harus Dilakukan Investor Jika Sahamnya Suspensi?

Saham

Pemahaman Suspend Saham dan Panduan untuk Investor saat Saham Suspensi - Pernahkah Anda mendengar istilah "suspend" yang digunakan untuk saham perusahaan A oleh Bursa Efek Indonesia (BEI)? Mungkin Anda tidak terlalu paham tentang alasan dan penyebab suspend saham, serta bagaimana seharusnya investor bertindak jika saham yang dimiliki mengalami suspend.

Apa itu Suspensi Saham?


Sebelum kita membahas suspend saham, mari kita pahami dahulu apa arti dari suspensi itu sendiri. Suspensi dalam pasar modal artinya adalah penundaan atau penghentian sementara. Dalam konteks pasar saham, suspensi saham adalah penghentian sementara perdagangan saham karena alasan tertentu yang diatur oleh undang-undang pasar modal.

Suspensi saham merupakan tindakan yang diambil oleh bursa untuk menghentikan perdagangan saham sementara. Hal ini dilakukan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) guna mendorong perdagangan efek yang teratur, wajar, dan efisien. Menurut Peraturan Nomor III-G tentang Suspensi dan Pencabutan Persetujuan Keanggotaan Bursa, suspensi atau suspen berarti larangan sementara bagi anggota bursa dan personel yang bertanggung jawab atas perdagangan efek dalam melakukan aktivitas perdagangan di bursa.

Suspensi saham biasanya terjadi karena permintaan dari anggota bursa yang bersangkutan, sanksi yang dikenakan, ataupun perintah dari otoritas keuangan. Artinya, apabila saham sebuah perusahaan dihentikan sementara perdagangannya oleh BEI, maka Anda tidak dapat melakukan transaksi jual-beli saham tersebut sampai status suspend dicabut oleh Bursa Efek Indonesia.

Namun, Anda dapat kembali melakukan perdagangan saham tersebut jika status saham sudah dicabut. Dengan begitu, saham perusahaan tersebut dapat diperdagangkan kembali di Bursa Efek.

Faktor-faktor yang Menyebabkan Suspensi Saham


Suspensi saham biasanya dilakukan untuk memberi waktu kepada pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang setiap keputusan investasi berdasarkan informasi yang tersedia. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan suspensi saham adalah sebagai berikut:

1. Harga saham perusahaan bergerak secara tidak wajar, disebut juga dengan Unusual Market Activity (UMA). 

 

Sebelum sebuah perusahaan di-suspend, BEI biasanya akan memberikan status UMA terlebih dahulu kepada perusahaan terkait. Jika harga saham terus bergerak secara tidak wajar, kemungkinan besar BEI akan melakukan suspend saham perusahaan tersebut, sehingga saham tersebut tidak dapat diperdagangkan di pasar saham.

Namun, tidak semua perusahaan dengan status UMA akan berakhir dengan suspend. Jika harga saham perusahaan kembali bergerak secara wajar pada perdagangan berikutnya, maka status UMA bisa dicabut.

2. Saham gorengan 

 

adalah saham dengan kinerja buruk dan valuasi rendah sehingga pergerakannya tidak wajar. Membeli saham semacam ini memiliki risiko tinggi, karena dapat masuk dalam kategori UMA dan berpotensi suspensi saham.

3. Saham dari perusahaan yang seringkali mengalami auto reject. 

 

Jika perusahaan terus-menerus mengalami auto reject, hal ini menunjukkan adanya masalah yang tidak wajar dalam aktivitas perdagangan sahamnya. Perusahaan dengan masalah berkelanjutan juga berpotensi mengalami suspend. Contohnya, perusahaan yang terbelit kasus utang piutang atau terdapat indikasi penggelapan dana perusahaan sehingga aktivitas operasional menjadi terganggu.

4. Kebijakan perusahaan yang tidak diungkapkan ke publik 

 

Seperti merger atau akuisisi, dapat menjadi rumor dan mempengaruhi pergerakan harga saham yang tidak wajar. Kebijakan perusahaan semacam ini dapat menyebabkan suspend saham.

5. Keterlambatan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya kepada BEI

 

Seperti laporan keuangan, pembayaran denda keterlambatan, atau biaya anual listing fee yang belum dibayarkan. Perusahaan yang terkena suspend tidak selalu berkaitan dengan kenaikan atau penurunan harga saham yang tidak wajar. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk cerdas dalam menginterpretasi berita pasar modal agar saham yang Anda miliki tidak terjebak dalam saham yang di-suspend.

Ketika saham yang Anda miliki mengalami suspend, perusahaan akan memberikan klarifikasi tentang masalah yang dihadapi, mengungkapkan informasi yang terbuka, serta mengambil langkah-langkah penyelesaian masalah kepada BEI. Jika permasalahan perusahaan dapat segera diatasi dan harga saham bergerak kembali secara wajar, maka BEI akan membuka kembali perdagangan saham perusahaan tersebut.

Lamanya waktu suspend saham tidak dapat diketahui dengan pasti oleh investor atau emiten. Lamanya waktu suspend tergantung pada jenis pelanggaran yang dilakukan oleh emiten. Hal ini sepenuhnya dalam kendali BEI.

Dalam investasi saham, sangat penting bagi Anda untuk memahami dan mengikuti aturan-aturan yang berlaku di pasar modal. Dengan pengetahuan yang cukup, Anda dapat menghindari saham-saham yang terkena suspend dan melindungi investasi Anda dengan lebih baik.